Lirik – Jogja Istimewa (dengan mp3)

December 16, 2010

Holopis kuntul baris holopis kuntul baris (3x)

Jogja.. Jogja.. tetap istimewa…
Istimewa negerinya… istimewa orangnya…
Jogja.. Jogja.. tetap istimewa..
Jogja istimewa untuk Indonesia… (2x)

Rungokno iki gatra seko Ngayogyakarta
Negeri paling penak rasane koyo swargo
Ora peduli dunyo dadi neroko
Ning kene tansah edi peni lan mardiko
Continued…

Categories: kegelisahanku.

berasal dari tampilan itu

November 16, 2010

lagi di depan tv.
terduduk seperti berhari-hari yang kulalui ini, terpaku dengan segala berita, baik itu kisah nyata, fenomena, maupun rekayasa, memenuhi dan memberikan informasi begitu nyata mengenai keadaan di sekitar hidupku.
di luar sana terjadi kekisruhan, mulai dari bencana, plesiran tahanan, hingga pembubaran ranting geng motor terkenal di bandung selatan, tak ada habis-habisnya diulas media.
sempat aku tertidur, tak bisa menahan hingga lewat tengah malam untuk hari kemarin.
dan pula dihiasi oleh mimpi, bercerita yang tak seharusnya, sehingga tak perlu disyukuri, karena aku harus mengingat berbagai hal di belakangnya.
hm, pagi yang dingin ini membangunkan. aku telah sekian lama terbaring di ruangan ini. suara air jatuh di kolam mandi anakku menggelitikku untuk sadar, ya… sadar ada beberapa kegiatan yang harus aku selesaikan.
menutup tulisan ini, adalah satu yang aku ingat. terasa sulit, karena jari-jari tak lagi terbiasa mengikuti. seakan ruang kosong itu tak pernah ada lagi di komputerku, bahkan aku terkadang merasa sisi kreatifitas itu mati terkurung dalam rutinitas keseharianku.
padahal itu salah, tentu aku pun mengerti bahwa alasan tak pernah ada demi suatu dokumentasi. aku seakan lupa, bahwa ini semua adalah penting untuk hari esok, catatan demi catatan yang berharga, menjadi saksi peristiwa sebelumnya.
ini tentu di luar kebiasaan,
dan ini pula contoh keberanian melawan.
semoga semua ini berkelanjutan.
merdeka…

bukit sariwangi, 161110, 05.36

Categories: kegelisahanku.

Protected: cerita pagi ini

August 22, 2010

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Categories: kegelisahanku.

sedih… terkadang.

July 16, 2010

selamat pagi.
barusan mendengar tangisannya. tetapi aku juga tak dapat berkata apa-apa selain hanya berdiam dalam ruangan ini, menjauh supaya bidadari kecilku dapat beristirahat. meski aku harus bergumul dengan ketidaktegaan, dengan segala kesabaran, dengan segala cibir, dan juga segala keadaan sekitar yang memang secara umum tidaklah sekondusif seperti yang aku inginkan.
entah sampai kapan, entah pula sampai kapan ini semua harus kutahan, karena tak ada ribuan kata yang dapat menggantikan waktu yang telah hilang selama ini. apa yang harusnya dicari, tak pernah disepakati untuk dapat bertemu dalam ruang yang seharusnya.
mungkin ego masih bertarung dan bergejolak terlalu tinggi di langit-langit itu.

160710, 09:43

Categories: kegelisahanku.

catatan selama perjalanan

June 18, 2010

selamat sore,
akhirnya kesampaian lagi mengisi blog ini. banyak peristiwa yang tak tercatat, banyak memori yang hanya tersimpan di kepala yang terasa semakin penuh dan ribet ini, mulai dari kejadian dari diriku sendiri, istri, anak, lingkungan, pekerjaan, dan hal-hal lain yang tak terdeskripsikan. segera aku harus menata semua ini, agar cerita-cerita itu tak pernah hilang, atau setidaknya terekam dalam media ini, dapat dibaca olehku dan juga orang lain.
andai aku tak malas merekamnya, tentu berpuluh-puluh lembar kertas telah dihabiskan untuk menulis segala pengalaman itu. tetapi ada beberapa hal saja yang ingin aku sorot, mengenai kehidupan di kampus, terutama masalah kesiapan kawan2 mahasiswa, entah itu bimbinganku maupun yang aku uji, ketika kemudian pada akhirnya rencana tinggallah rencana, karena keseriusan itu akan dibayar dengan hasil yang maksimal, dan patut diingat untuk sebaliknya.

Continued…

Categories: ceritaku.

kata tak lagi bersuara…

January 14, 2010

mungkin aku terlalu lemah, itu kata sebagian orang,
dan mungkin pula aku terlalu menyerah, dan takut untuk memposisikan diri,
ketika jari tak dapat lagi menunjuk,
meski aku begitu mengerti,
langkah kaki itu goyah dari semenjak ia dipaksa untuk berdiri.
saat mata terbutakan hanya demi kedudukan,
saat telinga hanya ditulikan karena suatu pujian,
saat raga dipuja karena suatu simbol,
yang ternyata di dalamnya celah-celah kerapuhan menghantamnya satu demi satu.
aku yang merasakan,
aku yang menangiskan,
dan aku pula yang akhirnya terbuang,
berkata bahwa bumi tak dapat digoyang atas nama cinta,
berteriak nyaring bahwa bumi tak kan runtuh jika ada cinta,
berjuta kali melambungkannya,
tetapi berjuta kali pula kupendam ketidakberpihakanku pada suatu cerita.
apa yang kita cari,
apakah sudah kita temui,
membuatkah kita selalu tersenyum,
mengajakkah kita ikut dalam tawa,
atau pernah terlibat dalam bahagia,
serasa semua mimpi,
tapi ketika aku terjatuh,
kesakitan itu ternyata ada,
memaksaku untuk diam,
agar tak ada lagi keluhan serta cacian.
tapi aku tak bertahan,
terdengar suara itu,
memanggilku,
menyebut namaku,
memelukku,
mengejarku ketika ku berlari,
menghapus lelahku dengan keberadaannya,
dalam sedikit waktu,
yang begitu kejam dipisahkan dariku.
semua sudah lelah,
semua mungkin pula sudah menyerah,
semua sudah pasti akan berkata “sabarlah”,
dan semua pasti akan membuatku lupa bahwa aku masih menginginkan nikmatnya surga.

bukit.sariwangi, 140110, 13:19

Categories: kegelisahanku.

percayalah…

November 12, 2009
lakukan yang terbaik kawan… jangan pernah melewatkan kesempatan, jangan pernah ragu untuk selalu memperjuangkan yang terbaik dalam hidup kita. karena belum tentu akan berulang lagi masa itu. karena kita tak pernah tau kapan kedatangannya, tetapi yang kita pahami adalah saat kepergiannya. dan semua itu hanya akan berakhir pada suatu penyesalan.

Categories: kegelisahanku.

jawaban atas email tersebut

November 2, 2009

alo bung.

sori baru bisa rada santai sekarang. jadi barulah bisa pula membalas emailmu.
apa yang anda tanyakan tentu tidak semua saya jawab secara detail.
saya pribadi, sebagai seseorang yang telah mencapai tahapan s2, tentu mempunyai jawaban dari sisi saya, yang secara garis besar mungkin akan diamini oleh kawan2 yang lain.
ok, saya coba menjawab ya:

dalam dunia IT ada sesuatu yang menarik, didalam perjalanannya, terkadang pasti kita temui beberapa orang yang memang tanpa gelar, seperti halnya bill gates, dkk, yang dapat menghasilkan sesuatu dan tentu saja berkategorikan sebagai konglomerat di muka bumi ini. secara practical ya, apalagi sekarang ditunjang oleh kemudahan dari sisi akses pengetahuan, mulai dari yang tergampang adalah internet, dan terakhir semakin banyak buku2 di pasaran yang dapat dengan mudah diperoleh. kemudian sekarang2 ini mulai marak yang namanya sertifikasi, asal punya uang (ini yang utama) bisa mendapatkan gelar2 itu dan semakin menunjang eksistensi di bidang yang ditekuni. itu semua dari sisi praktisi

mengenai s2 sendiri, saya memandangnya dari sisi akademisi. saya sebagai bagian dari sedikit orang di dunia ini yang memilih jalan hidup sebagai guru, adalah sangat pantas dan harus memiliki pola pikir, wawasan, serta visi yang jelas mengenai suatu ilmu atau pengetahuan, untuk selanjutnya saya bagi ke anak didik. semua itu adalah diperoleh dari sekolah ataupun bangku kuliah yang nanti akan berhenti setelah mendapatkan gelar Doktor atau s3. tak ada yang memungkiri, karena semakin dalam kami sekolah, semakin pula kami diharuskan memahami hakikat ilmu yang kami pelajari, tetapi tentu saja bidang yang diambil ketika s2 dan s3 adalah bidang yang sejalur atau selaras dengan minat dan kemampuannya.  seperti halnya contoh kerucut, dari dasar kita melihatnya itu sama saja seperti kawan2 s1, dimana masih panjang scope atau ruang lingkup yang harus dikenal, mulai dari a – z, sebanyak minimal rata2 140 sks untuk mencapai gelar sarjana. disana itulah diharapkan kawan2 mahasiswa mendapatkan sesuatu, apa yang dirasa cocok untuk dipahami lebih lanjut, dan akhirnya setelah lulus, diperdalam lagi pada tingkatan pasca sarjana dan doktoral, yang pada tingkat tertinggi itu seperti halnya puncak dari kerucut yang semakin menyempit. sesuai dengan gelarnya, seorang doktor diharapkan menguasai filosofi dari suatu ilmu yang ditekuninya.

nah, menurut hemat saya, adalah dua dunia yang berbeda antara akademisi dan praktisi, dimana anda ingin memulai topik pembicaraan. jika saya, jikalaupun saya sebagai praktisi, tetapi sisi akademis saya penting untuk diraih, minimal saya mengantongi gelar sarjana. sedangkan dari sisi akademisi, diharapkan para guru mau pula belajar kondisi real dilapangan, melalui riset, project, ataupun tindakan2 sejenis, sehingga dapat mensinkronkan teori keilmuan dengan kenyataan di lapangan. itulah yang paling ideal, yaitu mengkombinasikan keduanya. saya sendiri berusaha untuk itu, dimana kehadiran saya di kelas adalah sebagai kombinasi, di satu sisi saya tenggelam dari ribuan baris teori yang harus saya baca, dan di sisi yang lain saya menemukan titik terang ketika saya terlibat dalam suatu implementasi, sehingga kemampuan kawan2 di kelas tidaklah hanya bersandar pada zona kenikmatan teori belaka.

tak panjang lebar saya menjawab. setidaknya semoga tulisan ini dapat menjadi pencerahan untuk anda. terima kasih.

salam,

Categories: opiniku.

karunia indah itu…

October 14, 2009

hari ini, setahun yang lalu suara tangismu memecah dalam kehidupan. menandakan bahwa sang Pencipta telah secara utuh menghadirkan keberadaanmu di dunia.

dan hari ini pula bidadariku pertama kali dirinya menginjakkan kaki tidak lagi sebagai bayi, seperti apa yang selalu aku teriakkan kala menghabiskan hari dengannya.

dan hari ini rembulanku yang kedua setelah cinta sejatiku bersiap mengarungi titian langkah demi langkah dalam hidupnya, meski aku tau segalanya masih akan bergerak perlahan sesuai cerita dari sang Ilahi.

terima kasih untuk kesempatan yang begitu indah ini. akan aku jaga, sepanjang nafasku masih ada…

gwm lt.8, 141009, 20:16

Categories: kegelisahanku.

masih terbayang

September 2, 2009

selamat malam bandung…

ni lagi duduk di depan laptop. sambil online, ngecek beberapa email di inbox, melihat update status dari kawan2 di facebook, dan terakhir mengarahkan konsentrasi untuk menuliskan pengalaman hari ini di blog.

gempa di sore hari tadi, sekitar jam 3, membuat pengalaman baru dalam hidupku. tentang pengalaman ngerasain gempa tentu bukan yang pertama. dulu waktu di jogja, cukup sering, meski dengan intensitas yang tidak kuat. tetapi yang dialami tadi sore benar2 berbeda, dimana segala sesuatunya berubah dengan sangat cepat menjadi kepanikan dan ketakutan, apalagi kami berada di ketinggian lantai 8 dari gwm.

diawali teriakan dari kawan2 staf di dwa, dengan segera kami meninggalkan ruangan. dan yang lebih memiriskan hati adalah melihat langsung dengan mata proses retaknya dinding di depan lab jarkom. wah, teriakan spontanku menambah ketakutan kawan2, dan segera beberapa detik kemudian aku mengarahkan kawan2 untuk segera menuruni gedung dengan tangga. dari arah lab yang lain juga segera berhamburan, dan di tengah kepanikan itu, ada yang teriak, pintu darurat. langsung aku, vishnu dan beberapa kawan staf lab, memecah arus masa menjadi 2 bagian, yaitu satu ke tangga, dan satunya ke pintu darurat. tetapi ternyata pintu darurat tertutup oleh kabel segel, dan langsung dengan sekuat tenaga, kami putuskan. entah datang dari mana kekuatan itu.
Continued…

Categories: saksimata.

Page 1 of 1012345»...Last »